Wednesday, August 21, 2013

Ma, terjadi lagi

Ma,
awalnya aku ingin mengenalkanmu pada seseorang. seseorang yang sudah kukenal beberapa lama. awal kumengenalnya dari sebuah no ponsel tak sengaja nyasar atau memang sengaja dinyasarkan. aku mengenalnya sejak aku menduduki kelas 1 SMA. aku senang,mendapat kenalan baru. apalagi melihat teman-teman yang banyak kenalan diluar sekolah. saat itu dia kelas 3 SMA. kita saling kontak-kontakkan dan terkadang muncul dan tenggelam. aku nyaman dengannya. kita saling berbagi cerita. entah itu suka ataupun duka. hinggah suatu hari diapun tiba-tiba dia menghilang. dan alasannya baru kuketahui semenjak aku sudah lebih dekat dengannya. dan itu membuatku lebih senang lagi padanya.


Friday, August 9, 2013

Hanya ada dua pilihan itu sulit

        Huft, baru membuka cerita sudah diisi dengan cerita galau. Bukannya mau berbagi duka, tapi begitulah karena intinya tentang galau.

Ma, bingung diantara 2 pilihan. Dan diantara 2 pilihan itu sulit. Dan selalu akan tersisa 2 pilihan yang harus dipilih. Terkadang saya merasa saya bisa kok mengambil keputusan. Berusaha melihat letak resiko dan hasil yang akan didapat. tapi kembali lagi kekata “bingung”.

Dua pilihan itu sulit, ketika memilih A, pasti akan bisikan lain bahwa B lebih baik. Walaupun hanya berselisih 0,000000sekian. Mungkin ini yang disebut belajar dari kerasnya hidup. Disaat kita dilatih untuk memilih dari banyaknya pilihan.menjernihkan pikiran, berusaha melihat kedepan, dengan berpatokan yang lalu. Dan dengan ucapan bismilah, memilih satu dari yang tersedia.


Perkenalan

assalamu alaikum...

wah, blog ku nambah lagi ni,..
pasti pada bilang kayak gini..
"blog mu banyak sekali, gk bingung tu, 1 aja belum tentu di isi apalagi sekarang udah tambah satu lagi."

hehehhe,, saya mau jelasin ini.
blog ini terinspirasi saat saya sedang cerita-cerita bersama ibu melalui via telpon. maklumlah lagi jauh, jadi ceritanya lewat telpon aja. ya alhamdulillah bukan seperti dahulu kala yang pake surat entah berapa hari akan diterima oleh sang penerima. nah, kan saya gk terlalu puitis tu atau bisa berkata-kata seperti seorang para jurnalis untuk menceritakan pengalaman-pengalaman saya. saya ingin bercerita tapi gk tau sama siapa.. hiks-hiks-hiks sedih amat kayak gk punya teman. selain itu, kan memori saya gk kuat-kuat amat dalam mengingat ni, sementara saya ingin pengalaman saya bisa nantinya dikenang kembali. dan berdasarkan alasan-alasan itulah saya membuat blog baru lagi. dengan bahasa seakan-akan sedang bercerita dengan mama dengan bahasa yang santai bukan berpuisi seperti pujangga atau laporan seperti reporter. ya, sapa tau aja ni, nantinya bisa jadi buku, hehhehehhe,,, amiiinnn. gk ada salahnya kan bermimpi.