Ma, bingung diantara 2 pilihan. Dan diantara 2 pilihan itu
sulit. Dan selalu akan tersisa 2 pilihan yang harus dipilih. Terkadang saya
merasa saya bisa kok mengambil keputusan. Berusaha melihat letak resiko dan
hasil yang akan didapat. tapi kembali lagi kekata “bingung”.
Dua pilihan itu sulit, ketika memilih A, pasti akan bisikan
lain bahwa B lebih baik. Walaupun hanya berselisih 0,000000sekian. Mungkin ini yang
disebut belajar dari kerasnya hidup. Disaat kita dilatih untuk memilih dari
banyaknya pilihan.menjernihkan pikiran, berusaha melihat kedepan, dengan
berpatokan yang lalu. Dan dengan ucapan bismilah, memilih satu dari yang
tersedia.
Ma, saya belum bisa. Dulu mama sekeras apa hidupnya ya, sampai bisa seperti sekarang yang dengan bijaknya mengambil sebuah keputusan.
Aku malu pada diriku yang masih mengeluarkan air mata
saat-saat seperti ini, masih selalu lari dari masalah. Bukan maju menghadapinya
dengan berpikir dewasa.
Ini mungkin hanya masalah kecil yang tidak seharusnya ku
ceritakan. dengan mengucap Bismilah sudah ku tekadkan, untuk masalah ini ku memilih “DIAM”.
DIAM bukan LARI. mengulur sedikit waktu, untuk mencari sedikit titik pencerah
Terima kasih untuk sarannya MAMA. Mungkin ini yang terbaik
untuk ku saat ini
Korea, 10 Agustus 2013
Saat jiwa rapuh yang sedang membutuhkan penompang
No comments:
Post a Comment