Friday, August 9, 2013

Hanya ada dua pilihan itu sulit

        Huft, baru membuka cerita sudah diisi dengan cerita galau. Bukannya mau berbagi duka, tapi begitulah karena intinya tentang galau.

Ma, bingung diantara 2 pilihan. Dan diantara 2 pilihan itu sulit. Dan selalu akan tersisa 2 pilihan yang harus dipilih. Terkadang saya merasa saya bisa kok mengambil keputusan. Berusaha melihat letak resiko dan hasil yang akan didapat. tapi kembali lagi kekata “bingung”.

Dua pilihan itu sulit, ketika memilih A, pasti akan bisikan lain bahwa B lebih baik. Walaupun hanya berselisih 0,000000sekian. Mungkin ini yang disebut belajar dari kerasnya hidup. Disaat kita dilatih untuk memilih dari banyaknya pilihan.menjernihkan pikiran, berusaha melihat kedepan, dengan berpatokan yang lalu. Dan dengan ucapan bismilah, memilih satu dari yang tersedia.


Ma, saya belum bisa. Dulu mama sekeras apa hidupnya ya, sampai bisa seperti sekarang yang dengan bijaknya mengambil sebuah keputusan.

Aku malu pada diriku yang masih mengeluarkan air mata saat-saat seperti ini, masih selalu lari dari masalah. Bukan maju menghadapinya dengan berpikir dewasa.  

Ini mungkin hanya masalah kecil yang tidak seharusnya ku ceritakan. dengan mengucap Bismilah  sudah ku tekadkan, untuk masalah ini ku memilih “DIAM”.  DIAM bukan LARI. mengulur sedikit waktu, untuk mencari sedikit titik pencerah
Terima kasih untuk sarannya MAMA. Mungkin ini yang terbaik untuk ku saat ini


Korea, 10 Agustus 2013
Saat jiwa rapuh yang sedang membutuhkan penompang


No comments:

Post a Comment